Hujan Tak Kunjung Datang, Banyak Petani di Bojonegoro Rugi Diawal, Bibit Padi Pada Mati

e4052f753077f9e472763b6341c5fc8a

nendangbanget– Sebuah pemandangan yang tidak lazim terutama di daerah Bojonegoro yang menjadi salah satu lumbung padi Nasional. Pemandangan yang membuat miris adalah meruginya petani akibat tidak cukup air untuk tanam padi. Mimin ko tau? Jadi mimin 3 hari kemaren pulang ke daerah Mejuwet, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Jadi di desa mimin banyak dari petani yang masih belum panen karena gak ada air

Dari pantauan mimin yang berada di lokasi langsung untuk 3 desa hampir 100% dari mereka belum bisa tanam karena kelangkaan air. Memang perlu diketahui tidak hanya di Bojonegoro curah hujan tahun 2016 ini memiliki intensitas yang sangat kecil. Sehingga banyak dari mereka yang membutuhkan air diawal tanam padi menjadi gagal. Melihat biaya yang dikucurkan juga tidak sedikit. Saya coba tanya sama bapak mimin yang kebetulan cukup memiliki lahan yang luas. dari data yang mimin dapatkan dari bapak untuk pengelolaan 2 hektar sawah lost cost yang ditanggung karena tidak adanya air ini mencapai 3 – 5 juta. Tergantung harga bibit saat beli dan biaya bajak sawahnya. Nah lohhhh 😀

Baca juga :

Nah apakah kejadian tersebut terjadi juga di Lamongan dan Tuban yang secara topografi sama dengan Bojonegoro? Saya bilang tidak sama. Jalan dari arah babat menuju ke Jombang itu merupakan central lumbung padi Nasional. Kemaren pas lihat sawah disana bibit padi sudah pada ditanam dan menghijau, bahkan sangat subur. Coba saya mampir di warung dan berbincang sama yang jaga warung. Kebetulan bu nunuk ini merupakan petani juga. Saya tanya rahasianya apa gak ada hujan ko tanaman disini subur – subur? Jawabanya karena ada sungai mas, karena ada aliran air dari sungai yang berasal dari atas sana. Nah karena dibagian atas ujan maka air dalam sungai penuh dan bisa buat mengairin sawah. Lanjut lagi ini juga dari pemerintah mas yang mengusahakan agar saluran irigasi untuk petani di perhatikan dan dikerjakan. Biar gak gagak panen terus kayak Bojonegoro? JLubbbbbbbbb #saya dengar petani Lamongan menganggap Petani Bojonegoro selalu Gagagl Panen.

uploads--1--2013--11--11481-padi-menegring

Secara teory maupun prakteknya di Bojonegoro sendiri harusnya warganya makmur. Baik dari hasil tambang berupa migas yang di dapatkan di APBD maupun sistem irigasi yang baik karena memiliki bengawan solo juga. Namun kenapa kenyataanya berbeda?

Saya lihat sekilas memang, untuk daerah petani yang areanya di selatan jalan raya / rel kereta api sangat tidak diperhatikan. Tidak ada yang namanya saluran air terintegrasi, tidak ada bendungan dan tidak ada program penyuluhan dari pemerintah terkait proyek untuk mensejahterakan petani. Sehingga murni sukses atau tidaknya petani diarea bojonegoro tergantung dari seberapa sering curah hujan yang ada disana. Jadi tergantung dengan alam, karena pemerintah tidak begitu tanggap.

Sebuah kritikan yang mungkin berdasar. kenapa saya bilang seperti ini? Dalam catatan sejarah maupun roda perekonomian Bojonegoro. Tingkat daya beli masyarakat disana akan meningkat 50 – 80% dari biasanya apabila petani sedang panen raya. So…. pertumbuhan ekonomi bagi mereka yang berwirausaha, berdagang dipasar maupun pertokoan sangat tergantung dari apakah panen tahun ini sukses atau tidak? jika sukses, maka perputaran uang disana cukup tinggi dan banyak pemerataan ekonomi.

Sudah saatnya system irigasi terintegrasi di Bojonegoro di bangun. Kenapa saya bilang ini penting? air merupakan kebutuhan primer petani bojonegoro. Anda tidak dapat tanam apapun tanpa adanya air. Namun anda jika sudah lama di Bojonegoro maslaah paling klasik adalah kemarau yang menyebabkan tidak adanya aliran air. Bahkan dibulan 5 – 6 daerah lain masih kecukupan air di Bojonegoro air sudha menipis. Jadi kalo sampean ambil benang merahnya Ketersediaan Air untuk Petani di Bojonegoro Sangat Sedikit bahkan krisis air.

System irigasi terintegrasi di Bali
subak_widnyana

Punya waduk pacal dan punya bengawan solo (sangat aneh jika petaninya sering gagal panen gara – gara gak ada air). Ini yang merupakan keanehan dan mngkin ketidakseriusan dalam memikirkan penopang ekonomi ojonegoro secaa global. Anda bisa lakukan wawancara langsung kepada banyak pedagang.

Bu daganganya laris pas apa? lagi panen raya mbak/mas
Pak elektroniknya ko stoknya masih banyak? lah piye to mas, akeh seng gagal panen je
Pak daging ayam dan sapinya kelarisan? iya je mbak, akeh seng syukuran mari panenan
Pak stok motor di diler ko masih numpuk? lah iyo je mas… daerah kene akeh seng gagal panen.

Masih banyak lagi sektor ekonomi yang lesu akibat gagal panen petani di Bojonegoro. Jadi perlu difikirkan oleh pemerintah program dari energi tidak terbarukan (gas dan minyak) yang melimpak untuk energy yang sesungguhnya (ketersediaan air untuk sektor pertanian)

Baca juga :

Contact :
Motorcycle Blog : http://www.munivmotoblog.com
Enternainment Blog : http://www.nendangbanget.net
Portal News Blog : http://www.indoportalnews.wordpress.com
Secondary Blog : http://www.sobatrodadua.wordpress.com
facebook : http://www.facebook.com/bionivike
Twitter : @munivikoko
Email : munivikoko@gmail.com
WatsApp : 085648273557
PIN : 33460EB

 

 

Iklan

9 thoughts on “Hujan Tak Kunjung Datang, Banyak Petani di Bojonegoro Rugi Diawal, Bibit Padi Pada Mati

  1. Ping balik: Hujan Tak Kunjung Datang, Banyak Petani di Bojonegoro Rugi Diawal, Bibit Padi Pada Mati | SOBATRODADUA.COM

  2. Hastira

    perlunya pelatihan pada petani, selain itu karakater petani harus ditingkatkan untuk terus berjuang. dg ilmu yg sedikit dan kurang berjuang memang jadi nihil, padahal petanu setiap musim panen sudah dapat dana dari pemerintah (ini dikorups gak ya) begitu juga dg subsidi pupuk (ini dikorup gak ya) > Kalau petani pintar pupuk langka dia bsia cari alternatif lain, dsb. Selama ini pemutihan yg diberikan pada petani mebuat petani jadi manja

    Suka

    Balas
    1. nendangbanget Penulis Tulisan

      tidak ada subsidi pupuk tidak ada fresh dan ake Petani…. terus yang mau di korup apa? ini intinya gans… jadi agan bilang karakter petani tidak berjuang. Jika sampean mau silakna anda berkunjunng di daerah pedalaman. Bagaimana petani menjalani rutinitasnya. Kalo tidak ada data dan pengalaman anda mending jangan salahkan petani.

      Suka

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s